Tips Cara Menghemat baterai Laptop
Tips Cara Menghemat baterai Laptop
Berikut ini Tips Cara Menghemat Baterai Laptop
yang bisa anda pelajari sehingga Baterai laptop anda akan bertambah
lama. Seiring berjalannya waktu, baterai notebook atau laptop akan
menurun. Baik digunakan atau tidak, akan tetap menurun. Biasanya baterai
itu bisa bertahan sampai sekitar dua tahunan.
Meski demikian ada beberap cara memperpanjang usia baterai. Tips Cara Menghemat Baterai Laptop
di antaranya dengan menghindari over charging pada notebook. Karena
tidak semua notebook yang sudah terisi mempunyai sistem auto cut untuk
menghentikan atau mengalihkan arus penggunaan langsung ke pemakaian
komputer.
Ketika arus baterai sudah lemah,
sebaiknya habiskan power yang tersisa pada notebook sampai critical
battery alert dari OS / Windows. Baru setelah itu, isi kembali baterai
sampai penuh. Jika sedang beketja di kantor atau di rumah dalam jangka
lama, sebaiknya tidak menggunakan baterai laptop. Baterai laptop bisa
dicabut dan menggunakan listrik dari PLN tanpa menggunakan baterai.
Namun bila terpaksa menggunakan menggunakan baterai sebaiknya dalam 3
hari sekali harus dicopot. Jika hendak dipakai, tak usah disambungkan ke
power listrik dulu. Sisa tenaga baterai laptop sebaiknya dihabiskan
dulu. Baru setelah mau habis powemya, baterai disambungkan ke listrik
lagi untuk discharge.
Penggunaan seperti ini diyakini bisa
memperkecil kemungkinan baterai notebook over charging dan mengurangi
seringnya di -charge serta dipakai. Sebab, bila baterai dipakai 300-800
kali, kemampuannya menurun. Ketika melepas baterai harus berhati-hati.
Ikuti petunjuk untuk melepas. Jangan sampai jatuh, karena bisa
menyebabkan komponen di dalam rusak. Jika baterai akan disimpan dalam
jangka lama, biasakan untuk full charge dulu. Untuk jenis litium
biasanya akan turun kapasitasnya sekitar 1% per hari.
Jika tidak bepergian lama tanpa membawa
laptop, maka baterai diisi hingga penuh dan dicabut dari laptop.
Seminggu kemudian kuras baterai tersebut dengan menghidupkan laptop
sampai baterai benar-benar habis. Jika ingin mengecas, stop kontak
laptop disambungkan dulu ke staker. Lalu baru colokan baterai ke laptop.
Ini berfungsi agar laptop dan baterai lebih awet.
Tips Cara Menghemat baterai Laptop
yang lain adalah dengan memanfaatkan fitur power management system.
Fitur ini memang sudah disiapkan pabrikan untuk memaksimalkan
penghematan energi dan daya baterai agar bisa tahan lama. Hanya saja
tidak semua laptop memiliki fitur ini. Meski demikian, ada cara lain
yang bisa dilakukan, yaitu meminimalkan display brightness. Dengan
menurunkan level LCD brightness ini, daya baterai akan dihemat. Level
brightness rendah juga dapat mengurangi ketegangan pada mata sehingga
mata tidak mudah lelah.
Selain itu, menutup aplikasi- aplikasi
yang tidak terpakai juga dapat menghemat energi baterai. Kebanyakan
aplikasi akan menambah berat keija sistem dan menarik energi saat
menjalankannya. Jadi menutup aplikasi yang tidak perlu akan mengurangi
beban laptop.
Saat baterai ’’genting”, dianjurkan
melepas alat tambahan yang menempel pada USB tak terpakai. Akan lebih
baik juga menonaktifkan wireless LAN atau Bluetooth. Menonaktifkan
perangkai keras ini bila tidak terkoneksi dengan internet atau saluran
lain dapat menghemat energi. Alat-alat tambahan itu menyerap energi
meski tidak sedang beroperasi.
Untuk menghemat daya baterai,bisa
dilakukan dengan mengurangi pemakaian optical drive. Sebab optical drive
yang bekerja terus- menerus, seperti mendengarkan lagu dari CD akan
menyerap banyak daya. Jadi lebih baik copy file lagu dari CD ke
Harddisk, karena ini akan lebih menghemat baterai laptop. Hindari pula
aplikasi grafis intensif. Membuka perangkat lunak gratis seperti image
editor menuntut sistem notebook berada dalam high perfomance setting.
Ini tentu membutuhkan daya lebih. Dengan beberapa cara itu, daya baterai
bisa dimanfaatkan maksimal dan menyala lebih lama. Demikian Tips Cara Menghemat baterai Laptop semoga bermanfaat.

